Ini adalah salah satu halte yang
terletak di samping Mesjid Raya Agung Bandung. Terlihat halte tersebut sudah
tidak dipakai dengan baik, yang semestinya halte tersebut dipergunakan sebagai
tempat masyarakat menunggu angkutan umum seperti angkutan kota atau bis. Akan
tetapi, terlihat adanya oknum-oknum pedagang kaki lima yang dengan sengaja
menjual barang dagangannya di halte tersebut. Oleh karena itu, fungsi halte
yang sebenarnya sudah tidak diterapkan dengan semestinya.
SPORT SCIENCE JURNALISTIK 008
Senin, 25 November 2013
KOTA SEJUTA ANGKOT
Paragdima
masyarakat yang menganggap bahwa bogor sebagai kota sejuta angkot itu ada
benarnya. Terlihat dari banyaknya angkutan kota yang berkeliaran dimana mana
disepanjang jalan. Angkutan kota di bogor ini memiliki perbedaan dari angkutan
kota yang lainnya. Terlihat dari bentuk rute yang pendek sehingga saat dimana
kita sebagai penumpang jika ingin kesuatu tempat yang dituju, kita memerlukan
beberapa kali naik angkutan kota. Disisi lain angkutan kota tersebut masing
kurang memadai dalam waktu operasinya. Masih banyaknya waktu operasi pada rute
angkutan kota tertentu yang hanya sampai pada waktu maghrib saja. Setelah
melewati waktu itu, operasi angkutan kota tersebut sudah tidak beroperasi lagi.
Padahal kenyataannya banyak warga bogor yang masih beroperasi baik dia pulang
dai kerja, dari kegiatan sekolah ataupun dari acara yang lain. Selain itu masih
banyak masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Oleh sebab itu, sistem
operasi angkutan umum harus diperpanjang agar masyarakat mudah untuk
menggunakan transportasi umum. Icon sejuta angkot tersebut ternyata masih belum
cukup memberikan efek yang baik dan tepat bagi masyarakat kota bogor. Dilihat
dari beberapa faktor yang dijelaskan diatas yang masih membuat ketidakpuasan
masyarakat kota bogor itu sendiri.
TEMPAT WISATA BERSEJARAH
(Minggu/22/09/3013)
Taman hutan raya Ir. H. Juanda (daerah Dago Pakar) Adalah tempat bersejarah dan
taman wisata kota di bandung. Dilihat dari keberadaan goa belanda, goa jepang dan air terjun maribaya. Disana terdapat banyak
turis asing yang turut menikmati keindahan hutan raya dago pakar, di sepanjang
ruas jalan hutan raya ini terdapat banyak monyet liar yang sesekali dapat
berfoto bersama monyet-monyet tersebut , dengan harga 10ribu rupiah kita dapat
menikmati keindahan alam hutan raya dago pakar.
Langganan:
Komentar (Atom)